LONGTAIL CAT

Di belakang meja kerja ini aku menatap ke balik kaca jendela terlihat, seperti dua puluh enam tahun lalu saat aku masuk kerja pertama kali Waktu cepat berlalu, hampir tidak ada yang berubah, juga harapanku namun langkah semakin berat untuk sekedar mengikuti Seandainya aku boleh memulai kembali tak ingin duduk di ruang ini, namun berlari di hutan yang More...

By Hari Palguna On Kamis, April 2nd, 2015
0 Comments

TRAGEDI-TRAGEDI

Langit meleleh oleh kebencian, tanah membara. Marahmu membuncah menumpahkan darah, membadai. Hati siapa yang masih tersisa? Saat aku pulang, di desa mawar tak lagi berbunga, kunang-kunang mematahkan sayapnya Kenangan More...

By Hari Palguna On Senin, Desember 1st, 2014
0 Comments

PUISI: SELAT PANJANG RIAU

SELAT PANJANG RIAU Selat Panjang membentang sepanjang ingatan Pulau Sumatera dan kepulauan Meranti. Orang-orang dalam perjalanan siang Jangan bertanya siapa pergi siapa pulang, dalam kapal melaju bersama deru, More...

By Hari Palguna On Senin, Juli 7th, 2014
0 Comments

SAND DUNE

SAND DUN   enam belas tahun lalu kamu bagai Pembayun, melenggok, menghentak diiringi rampak gendang menyihir sejarah mataram kini di hamparan pantai selatan matahari, angin tenggara yang menyentuh bukit kars tak More...

By Hari Palguna On Kamis, Juni 19th, 2014
0 Comments

PUISI: NYANYIAN BUNGA SELASIH

NYANYIAN BUNGA SELASIH   pagi  yang diam di bulan ruwah matahari juga diam dalam senyum merekah namaku selasih, si bunga ungu di ujung tangkai berdaun hijau terikat janji setia di bulan itu, pada untain doa aku More...