LAKI-LAKI DENGAN CINTA TERPASUNG

Published By: Hari Palguna Ming, Feb 26th, 2012

Saat pertama cinta bertamu di hatinya, ia tak sempat menyapa

apalagi menulisnya pada lembaran yang kini tampak lusuh, dan tak mungkin diraba

sejak pertama ia rela memasung pada gelap, dan bekunya asa

lalu waktu bagai angin, melintas seperti napas

dan cinta kedua bertamu di hatinya, ia sapa dan ditulisnya pada lembaran dengan kata-kata

pada langit, pada hujan, pada gemeretak dahan, lalu ibunya memasung cintanya

lalu waktu bagai cahaya, melintas seperti  kedip matanya

dan cinta cinta itu tetap memeluk hati bagai anak yang tak rela lepaskan kepergian papanya

ia ingin mengelus dan berbisik “tak mungkin aku, lepaskan pelukmu”

namun mengapa kemudian istrinya memasung cinta laki-laki itu untuk yang ketiga kalinya

(Jogja, 26 Pebruari 2012)

VN:F [1.9.22_1171]
Rating: 0.0/5 (0 votes cast)
VN:F [1.9.22_1171]
Rating: 0 (from 0 votes)
Share on FacebookShare on Google+Tweet about this on TwitterShare on LinkedIn
berbagi dengan temanShare on Facebook
Facebook
Tweet about this on Twitter
Twitter

Leave a GuestBook


Note : Please do not make spam. Thank You For Giving Opinions