MEMAHAMI PATUNG KI NARTOSABDO

Published By: Hari Palguna Ming, Jan 6th, 2013
Gb 1. Patung dada Ki Nartosabdo (Dok. DinParKlaten)

Gb 1. Patung dada Ki Nartosabdo (Dok. DinParKlaten)

Pasca digantinya patung dada Ki Nartosabdo, dalang kondang di era tahun 1970-1980-an, ia meninggal dunia di Semarang, tanggal 7 Oktober 1985. Patung yang berada di ujung Jalan Merbabu, di sebelah timur Kantor Kabupaten Klaten. Patung tersebut yang sebelumnya merupakan patung dada, dan kemudian diganti patung utuh (lihat gambar 1 dan gambar 2). Pada mulanya fungsi patung adalah untuk mengenang dalang legendaris yang lahir di Klaten tersebut. Namun kemudian muncul penafsiran di masyarakat yang merupakan perkembangan dari fungsi patung tersebut, yakni sebagai monumen,  untuk mengenang jasa dari sang Maesto Dalang Ki Nartosabdo. Ini adalah yang baik, bahkan telah menunjukkan masyarakat Klaten mempunyai apresiasi yang tinggi terhadap karya seni dan senimannya. Lalu akar masalahnya di mana, mengapa terjadi perbedaan pendapat yang semakin memanas.
Gb.2. Patung utuh Ki nartosabdo (Dok.lintangluku.net)

Gb.2. Patung utuh Ki nartosabdo (Dok.lintangluku.net)

Dilihat dari fungsi yang ada di pikiran masyarakat tersebut maka akan mudah melakukan revitalisai patung tersebut: (1) karena patung yang dipertontonkan kepada publik, maka patung harus mencerminkan karakter, anatomi dan morfologi tokoh yang diperankan, (2) di tempatkan pada ruang publik yang layak, (3) penataan lingkungan sesuai dengan karakter patung dan budaya lokal.
Menurut pendapat saya perdebatan terjadi karena pemegang proyek PT Tetrako tidak mengerti tentang konsep karya seni, dan kondisi terakhir di masyarakat tentang apresiasi patung dada Ki Nartosabdo yang berada di lokasi tersebut. Coba kita simak pendapat PT. Tetrako yang mengatakan  “… itu hanya patung hasil karya dari seni dan hasil karya seseorang tersebut perlu diapresiasi bukan sebaliknya,” tentu pendapat ini perlu diklarifikasi. Kalau yang dimaksud PT. Tetrako hanya seperti patung polisi yang berada di perempatan jalan, atau mungkin patung orang yang sedang menenun kain di pertigaan jalan, di sebelah timur RS. Tegalyoso, maka saya sepakat, itu tidak ada masalah. Tetapi begitu patung melibatkan tokoh Maestro Dalang Ki Nartosabdo, maka sungguh disesalkan, ini sangat menciderai, bukan hanya seniman tetapi juga publik, maka kemudian publik bisa marah.  Dari pertimbangan tersebut, sebaiknya pemerintah Kabupaten segera meninjau kembali patung utuh tersebut, libatkan publik secara lebih luas. Sekali lagi bahwa patung Ki Nartosabdo tidak bisa disamakan patung polisi yang berada di perempatan jalan, patung KB, patung Sapi, patung Domba dan lain sebagainya.
VN:F [1.9.22_1171]
Rating: 4.0/5 (1 vote cast)
VN:F [1.9.22_1171]
Rating: 0 (from 0 votes)
MEMAHAMI PATUNG KI NARTOSABDO, 4.0 out of 5 based on 1 rating
Share on FacebookShare on Google+Tweet about this on TwitterShare on LinkedIn
berbagi dengan temanShare on FacebookTweet about this on Twitter

Displaying 3 Comments
Have Your Say
  1. Omah Wayang Klaten berkata:

    Segera diganti saja, akan menyakitkan apabila terus melihatnya, beliau adalah Sang Maestro…. kami dan para kadang dalang tidak mempermasalahkan siapa yang membuat, yg menjadi permasalahan adalah tidak mirip dan pewarnaan yg tidak artistik…. mari berbesar hati untuk menggantinya yang lebih mirip dan nampak keadiluhunganya… nuwun

    VA:F [1.9.22_1171]
    Rating: 4.0/5 (1 vote cast)
    VA:F [1.9.22_1171]
    Rating: 0 (from 0 votes)
    • Hari Palguna berkata:

      Omah Wayang Klaten, yang berbudaya. Kami percaya anda dapat membuat hal ini akan menjadi lebih baik. Bagaimanapun harus dibedakan antara di satu sisi patung orang nenun dan patung orang dalang dan patung Ki Dalang Narto Sabdo. Selamat berjuang untuk Klaten tercinta.

      VN:F [1.9.22_1171]
      Rating: 0.0/5 (0 votes cast)
      VN:F [1.9.22_1171]
      Rating: 0 (from 0 votes)
  2. Mbah Darmo berkata:

    Saya tidak setuju itu disebut monumen, lebih tepat disebut “reca abal-abal”, makanya harus dibongkar, segera !! Yen kesuwen mundhak saya ngisin-isini…..

    VA:F [1.9.22_1171]
    Rating: 4.0/5 (1 vote cast)
    VA:F [1.9.22_1171]
    Rating: 0 (from 0 votes)

Leave a GuestBook


Note : Please do not make spam. Thank You For Giving Opinions