PUISI: SELAT PANJANG RIAU

Published By: Hari Palguna Sen, Des 1st, 2014

Meranti

SELAT PANJANG RIAU

Selat Panjang membentang sepanjang ingatan
Pulau Sumatera dan kepulauan Meranti.
Orang-orang dalam perjalanan siang
Jangan bertanya siapa pergi siapa pulang,
dalam kapal melaju bersama deru, speed bout meluncur memecah perairan
yang tertimpa mentari, gemerlap bagai kulit nelayan
berbaris-baris bagai catatanĀ  sejarah
Di sepanjang perjalanan dari Buton hingga Pulau Mendol
aku membaca sebaris catatan yang tersisa
hutan mangrove dalam tangis sedalam selat
lalu aku ingin menulis satu atau dua kalimat pada catatan selanjutnya
tentang senyum hutan mangrove seindah pekikan elang di langit Pulau Meranti.

Palalawan, 27 Nopember 2014.

 

VN:F [1.9.22_1171]
Rating: 3.0/5 (1 vote cast)
VN:F [1.9.22_1171]
Rating: 0 (from 0 votes)
PUISI: SELAT PANJANG RIAU, 3.0 out of 5 based on 1 rating
Share on FacebookShare on Google+Tweet about this on TwitterShare on LinkedIn
berbagi dengan temanShare on FacebookTweet about this on Twitter

Leave a GuestBook


Note : Please do not make spam. Thank You For Giving Opinions