RUMUSAN LOKAKARYA NASIONAL XVIII MITRA BAHARI SURABAYA

Published By: Hari Palguna Kam, Nov 20th, 2014

IMG_2245

RUMUSAN
LOKAKARYA NASIONAL XVIII MITRA BAHARI
SURABAYA, 18-19 NOVEMBER 2014

Pada tanggal 18-19 November 2014 telah dilaksanakan Lokakarya Nasional XVIII Program Mitra Bahari dengan tema “Pengembangan Kemitraan untuk Persiapan SDM Kelautandan Perikanan Menghadapi Era Masyarakat Ekonomi ASEAN 2015” bertempat di Surabaya, Provinsi Jawa Timur, yang bertujuan untuk tukar menukar informasi antar KMB, koordinasi dan diskusi guna merumuskan program, kegiatan dan strategi kedepan Mitra Bahari dalam mendukung pembangunan kelautan dan perikanan melalui peningkatan kapasitas sumberdaya manusia di bidang kelautan dan perikanan.
Lokakarya dibuka oleh Direktur Jenderal Kelautan, Pesisir dan Pulau-pulau Kecil, Kementerian Kelautan dan Perikanan, dihadiri oleh Staf Ahli Bidang Kebijakan Publik KKP, perwakilan eselon II lingkup Ditjen KP3K, KKP, perwakilan Dinas Kelautan dan Perikanan 33 provinsi dan perwakilan para Koordinator/Ketua Konsorsium Mitra Bahari dari 33 provinsi, perwakilan pengelola Coremap-CTI di daerah, PMO Coremap CTI, paraTim Sekretariat Mitra Bahari Pusat dari Institut Pertanian Bogor, Universitas Indonesia, Universitas Satya Negara Indonesia, Sekretaris Eksekutif Coremap-CTI, Himpunan Ahli Pengelolaan Pesisir Indonesia (HAPPI) sertapara narasumber dan stakeholders lainnya.

Memperhatikan arahan Direktur Jenderal Kelautan, Pesisir dan Pulau-pulau Kecil KKP dan presentasi yang disampaikan oleh narasumber dan diskusi yang berkembang, dirumuskan hal-hal sebagai berikut :

I. Hadirnya UU No.27 Tahun 2007 sebagaimanatelahdiubahmenjadi UU No. 1 Tahun 2014 tentang Pengelolaan Wilayah Pesisirdan Pulau-Pulau Kecil dan UU No. 32 Tahun 2014 tentang Kelautan dimana di dalamnya tercantum amanat yang perlu kita tindak lanjuti bersama, menuntut perlunya sumberdaya manusia yang kompeten untuk dapat mengakselerasi pelaksanaan UU tersebut khususnya di daerah, sehingga dukungan nyata dari Mitra Bahari sangat diperlukan.

II. Kebijakan pemerintah yang fokus terhadap maritim menjadi peluang untuk Mitra Bahari agar dapat bersinergi dengan berbagai institusi atau lembaga lainnya, salah satunya adalah peluang menguatkan kerjasama Mitra Bahari dengan Kementerian Ristekdan Pendidikan Tinggi yang perlu digagas kembali dalam waktu dekat.

III. Mempertimbangkan arah pengembangan program dan kegiatan di Kementerian Kelautan dan Perikananan menuju orientasi bisnis, sehingga hasil pelaksanaan kegiatan tidak hanya dokumen semata, tetapi suatu arah investasi kedepan. Oleh karena itu, Mitra bahari diharapkan dapat menciptakan peluang kegiatan yang mendukung pengembangan ekonomi dan bisnis berbasis lingkungan di daerahnya.

IV. Menuju implementasi Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) dimana ter dapat arus bebas barang, jasa, investasi dan tenaga kerja maka sektor kelautan dan perikanan perlu menyiapkan kebutuhan tenaga kerja sesuai dengan Standar Kompetensi Kerja (SKK) secara nasional. Badan Pengembangan Sumberdaya Manusia Kementerian Kelautan dan Perikanan diharapkan dapat bersinergi dengan Perguruan tinggi sehingga pelatihan-pelatihan yang dilaksanakan BPSDMKP dapat disesuaikan kedalam kurikurulum Perguruan Tinggi dan dapat mengikuti perkembangan industri.

V. Rencana Induk Mitra Bahari telah tersusun dengan baik dan perlu dilengkapi dengan rencana pelaksanaan yang lebih operasional terutama aspek Kelembagaan dan pendanaan.

VI. Berdasarkanhasil Focus Group Discussion (FGD) yang dilakukan pada saat Lokakarya telah disusun daftar kebutuhan pelatihan-pelatihan yang dapat dilaksanakan oleh KMB dalam mendukung kebijakan Indonesia sebagai poros maritim. Melalui pelatihan-pelatihan tersebut di harapkan Mitra Bahari dapat memperkuat kapasitas sumberdaya manusia di daerah sehingga secara kompetensi dapat bersaing dalam dunia global.

VII. Telah terbentuk Asosiasi Mitra Bahari Seluruh Indonesia dengan Ketua pertama adalah Ketua KMBDKI Jakarta (Prof. Harsono) untuk masabakti selama dua tahun sejak tanggal 19 November 2014 hingga tanggal 18 November 2016.

Demikian Rumusan ini di susun untuk dapat disepakati dan diimplementasikan bersama.

 Surabaya, 19 November 2014

TIM PERUMUS

VN:F [1.9.22_1171]
Rating: 4.0/5 (1 vote cast)
VN:F [1.9.22_1171]
Rating: 0 (from 0 votes)
RUMUSAN LOKAKARYA NASIONAL XVIII MITRA BAHARI SURABAYA, 4.0 out of 5 based on 1 rating
Share on FacebookShare on Google+Tweet about this on TwitterShare on LinkedIn
berbagi dengan temanShare on Facebook
Facebook
Tweet about this on Twitter
Twitter

Leave a GuestBook


Note : Please do not make spam. Thank You For Giving Opinions