UNDANG-UNDANG PERGURUAN TINGGI 2012 POSITIF BAGI PTS KECIL

Published By: Hari Palguna Ming, Jul 22nd, 2012

Polemik itu belum berakhir….., tulis di headline  FOKUS , Kompas Jumat, 20 Juli 2012. Sebagai tanggapan atas disyahkannya Rancangan Undang-Undang Pendidikan Tinggi  menjadi Undang-Undang Perguruan Tinggi oleh Sidang Paripurna DPR RI. Terlepas masih adanya polemik yang terus mewarnai diskusi, namun harus disadari bahwa RUU PT tersebut telah syah menjadi UU PT setelah Sidang Paripurna DPR RI pada hari Jum’at, tanggal 13 Juli 2012, pekan lalu.

Rancangan Undang-Undang Pendidikan Tinggi tersebut diajukan oleh hak inisiatif DPR, yang tentu saja melongok perjalanan panjang Undang-Undang Pendidikan Tinggi , setidaknya mulai masa Orde Baru hingga masa Reformasi. Menurut pendapat saya UU PT tahun 2012 ini merupakan payung hukum untuk pengelolaan PT,  termasuk pengelolaan  bagi PTS kecil. Perguruan Tinggi Kecil tidak sepantasnya “dibinasakan”, karena sebagian besar anggota masyarakat kelompok menengah bawah anak-anaknya melanjutkan kuliah di sini. Alasan yang telah menjadi kebenaran, calon mahasiswa merupakan seorang pejuang, sekurangnya 12 tahun ia melewati masa-masa sulit, melewati bangku sekolah dasar dan menengah. Tidak banyak calon mahasiswa dari kelompok masyarakat menengah yang mampu menembus PTN atau PTS besar, sebagian besar ia hanya mampu kuliah di PTS kecil yang tentu biayanya murah, tidak dapat masuk PTN atau PTS besar karena memang di luar jangkauan, dan beberapa persyaratan lain yang memberatkan. Mungkin juga kuliah di PTS kecil mahasiswa dapat menggunakan waktu sisanya untuk   mencari nafkah. Hal lain yang harus disadari oleh negara, termasuk pemerintah, yakni kontribusi alumni PTS kecil dalam pembangunan nasional  tidak dapat diabaikan. Bahkan mereka cenderung berada pada pekerjaan-pekerjaan di bagian hilir, yang tentu merupakan pilar pembangunan nasional, termasuk pembangunan ekonomi.

Bagi PTS kecil UU PT tahun 2012 tersebut tentu dapat disambut dengan senang hati. Ada beberapa muatan yang dapat memberi nilai positif bagi PTS kecil yaitu antara lain:

  1. Kebanyakan kelompok masyarakat menengah bawah menyekolahkan anak-anaknya di sekolah atau perguruan tinggi yang mengelola program vokasi, tentu harapannya anak-anak akan cepat mendapatkan kerja, bekerja mandiri. Pada jenjang PT mahasiswa akan disiapkan untuk pekerjaan dengan keahlian terapan tertentu dari  program D-1, D-2, D-3 dan sarjana terapan (Paragraf 2,  pasal 16), kemudian mahasiswa dapat melanjutkan pendidikan vokasi hingga Magister Terapan, dan Doktor Terapan (Paragraf 2, pasal 21), atau melanjutkan pada jenjang akademik melalui penyetaraan.
  2. Selama ini proses pengajuan akreditasi PT atau Program Studi oleh PTS kecil,  dirasa memberatkan dan pemerintah ternyata tidak mampu melakukan visitasi dan penilaian sesuai target yang ditentukan. UU PT ini memberi terobosan yakni PT mendapatkan akreditasi pada saat setelah mengantongi  akreditasi pada saat memperoleh izin penyelenggaraan.
  3. Pemerintah, Pemerintah daerah, dan/atau perguruan tinggi berkewajiban memenuhi hak Mahasiswa yang  kurang mampu secara ekonomi  untuk dapat menyelesaikan studinya sesuai dengan peraturan akademik.
  4. PTS, termasuk PTS kecil  dapat menggunakan UU PT tahun 2012 dan Peraturan Pemerintah di bawahnya sebagai payung hukum di dalam melakukan pengelolan  PT.
VN:F [1.9.22_1171]
Rating: 0.0/5 (0 votes cast)
VN:F [1.9.22_1171]
Rating: 0 (from 0 votes)
Share on FacebookShare on Google+Tweet about this on TwitterShare on LinkedIn
berbagi dengan temanShare on FacebookTweet about this on Twitter

Leave a GuestBook


Note : Please do not make spam. Thank You For Giving Opinions