WISATA KULINER DI PANTAI DEPOK, enaknya menyantap ikan laut bakar

Published By: Hari Palguna Rab, Nov 23rd, 2011

Pantai Depok, berada di desa Parangtritis, kecamatan Kretek, kabupaten Bantul. Letaknya 1,5 km sebelah barat pantai Parangtritis. Pantai ini dapat ditempuh perjalanan dari kota Jogja menggunakan kendaraan bermotor, kurang lebih membutuhkan waktu 45 menit perjalanan,  jarak dari Jogja kira-kira 25 km. Jika dari arah Jogja setelah melewati jembatan sungai opak, dan sampai di pertigaan yang di arah depan terdapat gapura pantai Parangtritis, maka arah pantai Depok yakni jalan yang ke arah kanan, kira-kira 2 km akan sampai tujuan. Perjalanan akan melewati jalan yang tidak begitu lebar, di kanan kiri terdpat pohon pisang, setelah melewati kampung akan melihati paparan gumuk berpasir dengan tipe barchan doun dan longitudinal doun yang di atasnya ditumbuhi tanaman pandan, dan leduri. Maka di depan anda telah menyambut pantai Depok yang ramah.

Pada mulanya pantai Depok terdapat hanya kegiatan penangkapan ikan oleh nelayan menggunakan jaring eret di sepanjang pantai. Nelayan pantai Depok belajar menangkap ikan dengan menggunakan perahu tempel pada tahun 1998, dan usaha penangkapan ikan tersebut semakin berkembang, lebih-lebih adanya nelayan yang berasal dari Cilacap yang mendaratkan perahu di pantai tersebut. Pengetahuan nelayan pantai Depok dalam menangkap ikan menggunakan perahu motor tempel (PMT) dan jaring insang (gill net) diperoleh dari para nelayan pantai Cilacap dan Baron. Hingga sekarang di pantai Depok tercatat ada 58 unit perahu tempel dan 174 nelayan. Berkembangnya usaha penangkapan juga menyebabkan berkembangnya usaha lain yang berhubungan dengan kegiatan penangkapan ikan, terutama perdagangan ikan, pengolahan ikan dan pariwisata.

Pantai Depok sekarang telah berkembang sebagai tempat wisata kuliner,  beberapa fasilitas terdapat di pantai ini antara lain: (1) Pangkalan Pendartan Ikan (PPI), yang dilengkapi Tempat Pelelangan Ikan (PPI) Mina Bahari 45, (2) Kios-kios pedagang ikan segar yang ditata berjajar, (3) Banyak rumah makan sea food yang tertata baik, semuanya menghadap ke arah laut, (4) Masjid, (5) Tempat parkir yang luas, (6) MCK , semuanya dalam keadaan bersih.

Bangunan rumah makan bercorak limasan dan kampung yang mengekspresikan tradisi jawa, menghadap ke arah laut, atap dari genting tanah. Nasi, lauk yang berupa masakan sea food, aneka minuman disajaikan di atas meja-meja pendek. Pengunjung dapat menikmati masakan sambil lesehan, duduk di atas tikar, makan, minum dan bertukar pikiran sambil melihat laut lepas yang ombaknya sangat besar. Pelayanan pasti baik, karena mereka sudah dilatih untuk melayani pengunjung dengan baik.

Jenis-jenis ikan hasil tangkapan nelayan dapat dipesan sebagai menu masakan yaitu antara lain: Bawal putih, bawal hitam, layur,manyung, tombol, cucut, pari, tongkol, tengiri, layang, kakap teri dan teri. Masih terdapat jenis ikan lain yang dapat diperoleh dari kios ikan seperti ikan cakalan, cumi, dan kepiting. Masakan yang ditawarkan biasanya goreng, dan bakar, namun juga bisa memesan misalnya dibuatkan sop.

Perkembangan pantai Depok menjadi tempat wisata kuliner tidak dapat dipisahkan dari seorang tokoh yang bernama Sutopo, ia adalah seorang kakek yang karismatik, dan berwibawa, sekaligus amat ditakuti. Kearipan lokal yang ia terapkan dan terus dibangun, dikembangkan seperti menjadikan pantai Depok bebas miras, narkoba, pelacuran, dan termasuk bebas pengamen. Terciptanya kondisi yang nyaman untuk berwisata di pantai ini menjadikan pada hari sabtu dan minggu amat banyak didatangi pengunjung, bahkan terakhir menempati jumlah kunjungan terbanyak wisata pantai di wilayah kabupaten Bantul.

VN:F [1.9.22_1171]
Rating: 0.0/5 (0 votes cast)
VN:F [1.9.22_1171]
Rating: 0 (from 0 votes)
Share on FacebookShare on Google+Tweet about this on TwitterShare on LinkedIn
berbagi dengan temanShare on FacebookTweet about this on Twitter

Leave a GuestBook


Note : Please do not make spam. Thank You For Giving Opinions