WONG CILIK HADAPI INFLASI MENJELANG BULAN PUASA DAN LEBARAN

Published By: Hari Palguna Sel, Jul 3rd, 2012

(Suatu Tantangan yang mesti dihadapi pada setiap tahunnya)

Hampir setiap tahun, satu bulan menjelang lebaran, harga-harga bahan makanan selalu meningkat. Kenaikan harga selama bulan Juni, bawang putih naik 42 %, daging ayam ras 6,33%,  4,73%, gula pasir 4,73%, bawang merah 7,79%;  dan cabai merah besar 29%. Selain komuditas bahan makanan tersebut beberapa komuditas lainnya di kabupaten Karanganyar juga mengalami peningkatan gula jawa dari Rp 11.500,-/kg menjadi Rp 16.000,-‘kg, telur  dari Rp 13.000,-/kg menjadi Rp 16.000,-/kg (Data BPPS, Solo). Kenaikan harga tersebut di kota Solo memberi kontribusi nilai inflasi sebesar 0,68% sehingga nilai inflasi menembus angka sebesar 0,85 % pada bulan Juni,  melebihi dari inflasi di kota-kota besar lainnya di Jawa Tengah yaitu  Semarang (0,68%), Tegal (0,54%) dan Purwokerto (0,33%). Bahkan, inflasi Solo pun di atas inflasi nasional yang hanya 0,62%. Jogjakarta juga mengalami kenaikan inflasi hingga menembus angka 0,75 % yang disebabkan adanya kenaikan harga-harga yang ditunjukkan oleh berubahnya angka indeks harga konsumen seperti daerah lainnya, termasuk harga rokok  dan tembakau o,71%, perumahan, air dan gas 0,03%, sandang 0,33 %, dan kesehatan 0,20%.

Kondisi riil pendapatan wong cilik tetap kecil yang juga sulit naik meski hanya sedikit, hal inilah yang selalu dihadapi setiap tahunnya, meski mereka tidak tahu menahu apa itu inflasi. Pada diri mereka hanya mengetahui bahwa uang mereka tidak cukup lagi mencukupi kebutuhan pokok, dan segera muncul dipikiran mereka seperti bagaimana dapat mencukupi kebutuhan pakaian yang mesti dibeli dan dipakai anak-anak pada waktu lebaran.

Salah satu yang dapat ditawarkan yaitu antara lain: (1) kebiasaan menabung bahan makanan yang awet dalam penyimpanan seperti bawang putih dan bawang merah 2-3 bulan sebelum datangnya bulan puasa. Bawang putih dan bawang merah cenderung cepat naik harganya 1 bulan menjelang bulan puasa. (2) membudidayakan sendiri bahan makanan seperti cabe, tomat, sayuran. Jenis-jenis tanaman dapat ini dibudidayakan pada lahan yang sempit, termasuk di perkotaan. (3) belanja pakaian bagi anggota kelurga, khususnya pakaian anak-anak beberapa bulan sebelum bulan puasa tiba, karena bahan pakaian, pakaian jadi, dan ongkos penjahit pakaian juga cenderung naik pada awal bulan puasa.

VN:F [1.9.22_1171]
Rating: 0.0/5 (0 votes cast)
VN:F [1.9.22_1171]
Rating: 0 (from 0 votes)
berbagi dengan temanShare on FacebookTweet about this on Twitter
Share on FacebookShare on Google+Tweet about this on TwitterShare on LinkedIn

Leave a GuestBook


Note : Please do not make spam. Thank You For Giving Opinions